BEBERAPA DZIKIR YANG SANGAT BAIK UNTUK KITA AMALKAN

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jabir Radliyallahu 'Anhu berkata : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Seutama-utama dzikir ialah Laa Ilaaha Illallah. (HR At Tirmidzi, An Nasa'i, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Kalimat yang sangat disukai Allah ada empat : Subhanallah, Wal hamdu Lillah, Walaa Ilaaha Illallah, Wallahu Akbar. Dan tidak apa anda akan memulai dengan yang mana yang anda sukai. (HR Ahmad, Muslim)

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Biasakanlah oleh kalian membaca : Subhanallah, Wal hamdu Lillah, Walaa Ilaaha Illallah, Wallahu Akbar. Karena semua itu dapat menghapuskan dosa sebagaimana jatuhnya daun dari pohonnya. (HR Ibnu Majah)

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Perbanyaklah kalian membaca : Laa Haula Walaa Quwwata Illaa Billah (Tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah), maka sesungguhnya kalimat itu bagian dari perbendaharaan surga. (HR Ibnu Ady)

Ali Radliyallahu 'Anhu berkata : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Sukakah aku ajarkan padamu beberapa kalimat, bila Anda membacanya sedang dosa Anda sebanyak semut, maka pasti Allah akan mengampunkannya padamu. Yaitu : Laa Ilaaha Illallahul 'Aliyyil 'Adziim.  Laa Ilaaha Illallahul Haliimul Kariim.  Laa Ilaaha Illallahu Subhanallah Rabbis Samaawaatis Sab'i Wa Rabbil 'Arsyil 'Adziim. Alhamdulillahi Rabbil 'Aalamiin. (HR. At Tirmidzi)

Abu Hurairah Radliyallahu 'Anhu berkata : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Barang siapa yang membaca : Laa Ilaaha Illallah Wahdahu Laa Syarika Lahul Mulku Walahul Hamdu Wahuwa 'Alaa Kulli Syai'in Qadiir (Tiada Tuhan kecuali Allah Yang Esa dan tiada bersekutu, bagi-Nya semua kerajaan dan milik dan bagiNya pula segala puji dan Dia atas segala sesuatu maha kuasa) tiap hari 100 kali, maka ia menyamai memerderkakan sepuluh budak sahaya, dan dicatat untuknya 100 kebaikan dan dihapus daripadanya 100 dosa, dan terjaga dari syaithan pada hari itu hingga sore, dan tiada seorang yang lebih utama daripadanya kecuali yang membaca lebih dari dia atau beramal lebih banyak dari dia. (HR Bukhari Muslim)

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang membaca pada pagi hari : Laa Ilaaha Illallahul Malikul Haqqul Mubiin 100 kali, maka akan merupakan jaminan aman dari kemiskinan dan akan menjadi kesenangan dalam kubur dan terbuka baginya pintu-pintu surga. (HR Al Khatib, Abu Na'im dan Ibnu Abdul Bar)

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Tiap penyakit ada obatnya dan obat dari dosa ialah membaca istighfar. (HR Muslim)

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang banyak membaca istighfar, maka Allah akan menjadikan untuknya kelapangan dari segala risau dan jalan keluar dari segala kesempitan dan Allah akan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka. (HR Ahmad dan Al Hakim)

Dan masih banyak beberapa dzikir lain yang sangat baik untuk kita amalkan namun tidak bisa saya tulis disini semuanya.

Semoga dengan status di atas kita menjadi manusia yang lebih banyak membaca dzikir daripada sebelum-sebelumnya dan semoga kita selalu mendapatkan ridha dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.

Astaghfirullah Syiah Palsukan Surat Al-Ikhlas

Ihsan Magazine - Ini sebagai bukti kekacauan dan kegilaan pemimpin Syiah Nushairiyah Basyar Asad. Sekte ini telah mengubah surat Al-Ikhlas menjadi surat Al-Asad, termasuk mengubah isi ayat-ayat di dalamnya.

Mujahidin Suriah banyak menemukan penodaan-penodaan Syiah Nushairiyah terhadap ajaran Islam. 

Para tentara pembelot, misalnya, menceritakan, bagaimana Asad memerankan dirinya tak ubahnya seperti tuhan, sehingga apapun maunya tak boleh dibantah, tetapi harus ditaati. Jika tidak, siksaan sampai hukuman mati akan diterima penentangnya.

Inilah surat Al-Asad palsu versi Syiah Nushairiyah yang menghapus surat Al-Ikhlas



Artinya: 

Katakan Dialah Allah Yang Maha Satu * Allah tempat meminta * Tidak menciptakan seperti Hafidz Asad * Dan tidak memimpin Syria * Kecuali Basyar Asad

Surat Al-Asad ini hanya satu di antara sekian banyak kesesatan Asad yang ajarannya menunjukkan ia dengan Syiah Nushairiyahnya berada di luar Islam.

Karenanya, ratusan ulama yang bersidang di Kairo, Mesir, tak lama sebelum Presiden Muhammad Mursi dikudeta, menegaskan kewajiban berjihad di Suriah untuk memerangi Asad.

Syaikh Dr Yusuf Qaradhawi menyatakan, ia yang selama ini menganggap Syiah itu bagian dari Islam, kemudian menyadari dan meralat penilaiannya: Syiah itu di luar Islam, apapun jenisnya. Syaikh Qardhawi pun menyerukan umat Islam untuk berjihad melawan Basyar Asad.

Rahasia Angka 19 Di Dalam AL-QUR'AN

 
Setiap muslim pasti meyakini kebenaran Quran sebagai kitab suci yang tidak ada keraguan sedikitpun, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa. Namun kemukjizatan Quran tidak hanya dibuktikan lewat kesempurnaan kandungan, keindahan bahasa, ataupun kebenaran ilmiah yang sering mengejutkan para ahli.

Suatu kode matematik yang terkandung di dalamnya misalnya, tak terungkap selama berabad-abad lamanya sampai seorang sarjana dari Mesir bernama Rashad Khalifa berhasil menyingkap tabir kerahasiaan tersebut. Hasil penelitiannya yang dilakukan selama bertahun-tahun dengan bantuan komputer ternyata sangat mencengangkan. Betapa tidak, ternyata didapati bukti-bukti surat-surat atau ayat-ayat dalam Quran serba berkelipatan angka 19.

Penemuannya tersebut berkat penafsirannya pada Al Qur’an surat Al Muddatstsir ayat : 30-31, yang artinya:

“Di atasnya ada sembilanbelas (malaikat penjaga). Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab dan orang-orang mu’min itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan) : “Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai perumpamaan?” Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Rabbmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia ”. (Qs. Al Muddatstsir : 30- 31)

Hasil penemuannya yang sangat mengejutkan ini pada tahun 1976 telah didemonstrasikan di depan umum ketika diselenggarakan Pameran Islam Sedunia di London. Berikut cuplikan dari sebagian penemuannya tersebut :  (Video)


1. Setiap surat di dalam Al-Quran dibuka dengan bacaan basmallah yang berbunyi: “Bismillaahirrahmaanirrahiim“. Dalam aksara Arab, jumlah huruf di dalam bacaanbasmallah itu terdiri dari 19 huruf (19 = 1 x 19). Sembilan belas huruf itu adalah ba, sin,mim, alif, lam, lam, hha, alif, lam, ro, ha, mim, nun, alif, lam, ro, ha, ya, mim.



2. Kalimat basmallah terdiri dari empat kelompok kata: ism, Allaah, ar-rahmaan, danar-rahiim. Marilah kita rinci satu per satu:
- Kata ismu yang artinya “Nama” disebutkan 19 kali di dalam seluruh ayat Al-Quran (19 = 1 x 19).
- Kata Allah di dalam Al-Quran disebutkan sebanyak 2698 kali (2698 = 142 x 19).
- Kata ar-rahmaan yang artinya “Maha Pengasih” disebutkan di dalam Al-Quran sebanyak 57 kali (57 = 3 x 19).
- Kata ar-rahiim yang artinya “Maha Penyayang” disebutkan di dalam Al-Quran sebanyak 114 kali (114 = 6 x 19).

3. Kalimat basmallah di dalam Al-Quran disebutkan 114 kali (114 = 6 x 19). Surat ke-9 tidak dimulai dengan basmallah, surat ke-27 memakai basmallah 2 kali (yaitu pada pembuka dan pada ayat 30).

4. Jumlah surat di dalam Al-Quran seluruhnya 114 surat (114 = 6 x 19).

5. Wahyu pertama turun 19 kata (19 = 1 x 19). Wahyu pertama terdapat pada surat nomor 96 (Al-’alaq) ayat 1 sampai 5.

6. Wahyu kedua turun 38 kata (38 = 2 x 19). Wahyu kedua terdapat pada surat ke-68 ayat 1 sampai 9.

7. Wahyu ketiga turun 57 kata (57 = 3 x 19). Wahyu ketiga terdapat pada surat ke-73 ayat 1 sampai 10.

8. Wahyu terakhir turun 19 kata (19 = 1 x 19). Wahyu terakhir terdapat pada surat ke-110 ayat 1 sampai 3.

9. Surat 96 adalah tempat wahyu pertama. Ternyata surat ini hanya terdiri 19 ayat saja.

10. Surat 96 sebagai tempat wahyu pertama berada pada bilangan ke-19 dari 114 surat jika dihitung dari belakang, yaitu 114, 113, 112, …, 98, 97, 96.

11. Wahyu pertama pada surat 96 itu turun sebanyak 5 ayat (ayat 1 sampai 5). Jumlah huruf di dalam 5 ayat itu adalah 76 buah (76 = 4 x 19).

12. Surat 96 itu seluruhnya terdiri dari 285 huruf (285 = 15 x 19).

13. Pertengahan Al-Quran terletak pada ayat 19 dari surat 18, (19 = 1 x 19).

14. Terdapat 29 surat yang dimulai dengan kata yang terdiri dari huruf tunggal sepertiNun, Qof, Shod, maupun kata yang terdiri dari 2, 3, 4, dan 5 huruf seperti “Alif Lam Mim“, “Alif Lam Ro“, “Kaf Ha Ya ‘Ain Shod“. Kata-kata tersebut secara harafiah tidak mempunyai makna, namun Allah lah yang tahu apa maksudnya. Marilah kita rinci sebagai berikut:

a) Surat ke-2 dimulai dengan “Alif Lam Mim“. Jumlah huruf alif + lam + mim di dalam surat ke-2 itu adalah 4502 + 3202 + 2195 = 9899 = 521 x 19.

b) Surat ke-3 juga dimulai dengan “Alif Lam Mim“. Jumlah huruf alim + lam + mim di dalam surat ke-3 adalah 2521 + 1892 + 1249 = 5662 = 289 x 19.

c) Surat ke-7 dimulai dengan “Alim Lam Mim Shod“. Jumlah huruf alim + lam + mim +shod di dalam surat ke-7 itu adalah 2529 + 1530 + 97 = 5320 = 280 x 19.

d) Surat ke-13 dimulai dengan “Alif Lam Mim Ro“. Jumlah huruf alif + lam + mim + ro di dalam surat ke-13 adalah 605 + 480 + 260 + 137 = 1482 = 72 x 19.

e) Surat ke-19 dimulai dengan “Kaf Ha Ya ‘Ain Shod“. Jumlah huruf kaf + ha + ya + ‘ain +shod di dalam surat ke-19 itu adalah 137 + 175 + 343 + 117 + 26 = 798 = 42 x 19.

f) Surat ke-36 (surat Yaasiin) dimulai dengan “Yaa Sin“. Jumlah huruf ya + sin di dalam surat ke-36 itu ada sebanyak 237 + 48 = 285 = 15 x 19.

g) Surat ke-50 dimulai dengan “Qof“. Jumlah huruf qof di dalam surat 50 adalah 57 buah (57 = 3 x 19).

h) Surat ke-68 dimulai dengan “Nun“. Jumlah huruf nun di dalam surat 68 adalah 133 buah. (133 = 7 x 19).

i) Tujuh surat dibuka dengan “Haa Mim“, yaitu surat 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46. Jumlah huruf ha + mim di dalam tujuh buah surat itu adalah 2147 buah. (2147 = 113 x 19), dengan rincian:
- Surat 40, jumlah huruf ha + mim = 64 + 380 = 444
- Surat 41, jumlah huruf ha + mim = 48 + 276 = 324
- Surat 42, jumlah huruf ha + mim = 53 + 300 = 353
- Surat 43, jumlah huruf ha + mim = 44 + 324 = 368
- Surat 44, jumlah huruf ha + mim = 16 + 150 = 166
- Surat 45, jumlah huruf ha + mim = 31 + 200 = 231
- Surat 46, jumlah huruf ha + mim = 36 + 225 = 261
Total = 444 + 324 + 353 + 368 + 166 + 231 + 261 = 2147 = 113 x 19

j) Ada enam buah surat yang dibuka dengan “Alim Lam Mim“. Jumlah huruf alif + lam +mim pada enam buah surat tersebut adalah 19874 buah, (19874 = 1046 x 19), dengan rincian:
- Surat 2, jumlah huruf alif + lam + mim = 4502 + 3202 + 2195 = 9899 = 521 x 19
- Surat 3, jumlah huruf alif + lam + mim = 2521 + 1892 + 1249 = 5662 = 298 x 19
- Surat 29, jumlah huruf alif + lam + mim = 774 + 554 + 344 = 1672 = 88 x 19
- Surat 30, jumlah huruf alif + lam + mim = 554 + 393 + 317 = 1254 = 66 x 19
- Surat 31, jumlah huruf alif + lam + mim = 347 + 297 + 173 = 817 = 43 x 19
- Surat 32, jumlah huruf alif + lam + mim = 257 + 155 + 158 = 570 = 30 x 19
Total = 9899 + 5662 + 1672 + 1254 + 817 + 570 = 19874 = 1046 x 19.

k) Semua surat yang dimulai dengan “Alif Lam Ro“, jumlah huruf alif + lam + ro = 9462 = 498 x 19, dengan rincian sebagai berikut:
- Surat 10, jumlah alif + lam + ro = 1319 + 913 + 257 = 2489 = 131 x 19
- Surat 11, jumlah alif + lam + ro = 1370 + 794 + 325 = 2489 = 131 x 19
- Surat 12, jumlah alif + lam + ro = 1306 + 812 + 257 = 2375 = 125 x 19
- Surat 14, jumlah alif + lam + ro = 585 + 452 + 160 = 1197 = 63 x 19
- Surat 15, jumlah alif + lam + ro = 493 + 323 + 96 = 912 = 48 x 19
Total = 2489 + 2489 + 2375 + 1197 + 912 = 9462 = 498 x 19

Dari paparan angka-angka di atas, dapatkah kita menyatakan bahwa Al-Quran itu diturunkan secara cermat dalam modulo 19 atau kelipatan 19? Semua angka tersebut tampak seperti deretan bilangan acak (random), namun setelah diteliti merupakan kelipatan angka 19.

Subhanallah! Allaahu Akbar! Fenomena angka 19 ini membuktikan bahwa Al-Quran bukanlah buatan manusia, tetapi ia benar-benar berasal dari Allah SWT. Fenomena 19 bukan pula suatu kebetulan atau mengada-ada, tetapi sebagai bukti kebenaran Al-Quran itu sendiri.

Ayat-ayat Al-Quran tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang, huruf demi huruf, karena Allah selalu menjaga keasliannya, seperti yang difirmankan dalam dua ayat berikut:

“Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) dengan benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui“. (Qur’an Surat Al-An’am ayat 115)

“Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami memeliharanya“. (Qur’an Surat Al-Hijr ayat 9)

Maha Benar Allah yang Maha Agung.

Penemuan Umat Islam Yang Mengubah Dunia

Keudukan ilmu sains di masa keemasan Islam mencapai posisi yang tinggi dan diakui dunia kala itu.

 Kaum muslimin menjadi pelopor terdepan dalam perkemabangan sains, mengusai puncak-puncak ilmu pengetahuan, dan universitas-universitas mereka ramai dikunjungi pelajar dari penjuru dunia, termasuk dari Eropa. 

Para raja Eropa mengutus putra-putra terbaik negeri mereka untuk menimba ilmu kepada ilmuan-ilmuan Islam di negeri-negeri Islam.

Meceritakan masa kegemilangan Islam bukan berarti kita membangga-banggakan masa lalu kejayaan Islam, tapi kita hanya berusaha mengobati hati sebagian pemuda muslim yang kecewa karena kondisi keterpurukan umat Islam saat ini dan menganggap bahwa Islam menghalangi kemajuan, dan tidak sedikit di antara mereka yang menjadi pembenci Islam dan menjelek-jelekkan Islam (musuh dari dalam) karena kecewa dengan Islam. 


Padahal tidak demikian faktanya, seorang ilmuan Perancis, Gustave Le Bon, berangan-angan, “Seandainya kaum muslimin menjadi penguasa di Perancis, niscaya negara ini akan seperti Cordova di Spanyol yang muslim.” (Arab Civilization, Hal: 13). Ia juga mengatakan, “Sesungguhnya bangsa Eropa adalah sebuah kota bagi negeri Arab (umat Islam) karena kehebatan peradaban yang mereka miliki.” (Arab Civilization, Hal: 566).

1.       Penemuan di Bidang Kesehatan

Berbicara mengenai bidang kesehatan tentu saja arah pembicaraan kita akan tertuju pada bidang kedokteran. Ilmu kedokteran merupakan ilmu yang perkembangannya sangat cepat. Umat Islam memberikan sumbangsih yang sangat besar pada cabang ilmu pengetahuan ini. Kedokteran Islam bukan sekedar mendiagnosa mengobati penyakit lalu selesai, tapi meliputi dasar-dasar metode eksperimen yang sangat berpengaruh pada seluruh sisi-sisi praktis sebagai pencegahan dan pengobatan, meringankan dan akurasi pengobatan, serta menjauhkan manusia dari pola hidup yang buruk.

Ketika Islam datang, orang-orang Arab jahiliyah juga mempunyai tabib, sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk berobat. Beliau bersabda, “Berobatlah! Karena Allah tidak menurunkan penyakit kecuali membuat obatnya. Kecuali satu penyakit, yaitu tua.” Rasulullah berobat dengan madu, kurma serta ilalang alami dan yang lainnya. Metode ini dikenal dengan Tibbun Nabawi (Pengobatan Nabi).

Kaum muslimin tidak hanya berhenti pada tibbun nabawi, mereka terus bereksperimen dan terus mengembangkan ilmu kedokteran. Ada seorang dokter muslim pada abad pertengahan, Ali bin Isa al-Kahal, spesialisasinya pada mata dan banyak merumuskan teori-teori tentang mata. Ia mengumpulkan teorinya dalam sebuah buku yang berjudul Tazkirah al-Kahalain. Adapula az-Zahrawi, orang pertama yang menemukan teori bedah dengan menggunakan suntik dan alat-alat bedah. Az-Zahrawi mengarang sebuah buku tentang ilmu bedah yang berjudul at-Tashrif Liman Ajiza an Ta’lif yang diterjemahkan ke bahasa latin oleh ilmuan Italia, Gerardo (1114 – 1187). Alat bedah az Zahrawi Penemuan Umat Islam Yang Mengubah Dunia

Sejak saat itu buku teori bedah az-Zahrawi dijadikan dasar-dasar ilmu bedah di Eropa hingga 5 abad kemudian, yakni abad ke-16, lalu mempengaruhi perkembangan ilmu bedah di masa berikutnya. Seorang pakar anatomi tubuh, Hallery, mengatakan, “Seluruh pakar bedah Eropa sesudah abad ke-16 menimba ilmu dan berpatokan pada pembahasan buku ini (at-Tashrif Liman Ajiza an Ta’lif).” (Fi Tarikh at-Tib fi ad-Daulah al-Islamiyah, Hal: 132-133).

Kemudian umat Islam juga merupakan generasi pertama yang membangun rumah sakit. Rumah sakit Islam pertama kali didirikan pada masa pemerintahan Khalifah al-Walid bin Abdul Malik, yang memegang jabatan antara 705-715 M. Rumah sakit ini khusus untuk penderita lepra. Setelah itu banyak rumah sakit dibangun di wilayah-wilayah kekuasaan Islam lainnya. Saat itu rumah sakit disebut dengan istilah  al-Baimarastanat (tempat tinggal orang sakit) bukan dengan istilah musytasyfa. Sembilan abad kemudian barulah rumah sakit-rumah sakit didirikan di Eropa.

2.       Arsitektur

Arsitektur adalah ilmu yang dikenal sejak dulu karena kebutuhan manusia untuk membuat tempat tinggal serta tempat-tempat yang menjadi kebutuhan mereka dalam kehidupan sehari-hari, bahkan hewan pun memiliki naluri dan insting untuk membuat bangunan tempat mereka tinggal. Namun perhitungan dan perumusannya diperkirakan baru ada di


zaman Mesir kuno, kemudian dilanjutkan peradaban Babilonia dan Yunani.

Ilmu arsitektur masuk ke dunia Arab Islam melalui penerjemahan buku-buku arsitektur Yunani ke dalam bahasa Arab, khususnya buku Euclides, Ushul al-Handasah. Dari sinilah inovasi terhadap ilmu arsiterktur mulai dilakukan.

Orang-orang Arab Islam membagi arsitektur ke dalam dua bagian; aqliyah (nalar/matematika) dan hissiyah (seni atau sentuhan), atau dengan bahasa yang lebih mudah aqliyah adalah yang berkaitan dengan teori sedangkan hissiyah adalah tataran praktis. Kita dapati sebagaian karya arsitek Islam, Ibnu Haitsam, membuat teori persamaan dan materi dalam pembahasan cahaya untuk menentukan titik pantul dalam kondisi bulat berbentuk cakeram, krucut, cembung, atau botol kaca.

Pujian pun dilontarkan oleh ilmuan-ilmuan Barat terhadap arsitek dan arsitektur Islam. Martin Isbraikes, salah seorang orientalis yang meneliti sejarah Islam dalam masalah arsitektur dan ruang, mengatakan, “Meski dunia Arab diliputi kebodohan dalam bidang arsitek pada permulaan masa penaklukkan, namun pada kenyataannya arsitektur-arsitektur Islam terlihat di setiap negeri dan setiap zaman, berikut pengaruhnya dalam peradaban Islam. Di negeri Islamlah terdapat banyak bangunan sekolah setempat yang merupakan lambang keahlian pembuatnya.” (Turats Islam bi Isyraf, Hal: 232).

3.       Kamera

Sulit kita bayangkan dunia modern saat ini tanpa kamera. Perusahaan-perusahaan besar seperti Instagram dan Canon memanfaatkan tekonologi ini sebagai “barang dagang” mereka yang utama. Seorang ilmuan Islam yang bernama Ibnu al-Haytam adalah orang pertama yang mengembangkan kemampuan optik untuk difungsikan menjadi kamera.

Hidup di tengah kota besar Kairo pada awal tahun 100-an M, Ibnu al-Haytam dikenal sebagai seorang ilmuan yang paling terkemuka. Ia mengembangkan berbagai macam teori sains. Ketika menjadi tahanan rumah pada saat Bani Fatimiah berkuasa, ia mulai mempelajari kerja cahaya. Sebagian penelitiannya terfokus pada bagaimana memungsikan lensa pada kamera. Ia adalah ilmuan pertama yang menyadari ketika pin hole (lubang kecil kamera) dimasukkan ke dalam lightproof (kotak hitam), maka akan memproyeksikan sebuah gambar. Semakin kecil lubangnya, maka kualitas gambar yang dihasilkan pun semakin tajam. Tanpa penelitian Ibnu al-Haytam mengenai pergerakan cahaya ini, maka kamera yang ada di zaman modern ini tidak akan pernah ada.

4.       Geografi

Peninggalan Islam dalam bidang ini mempunyai peranan khusus yang amat penting, walaupun geografi bukanlah ilmu yang dilahirkan oleh kaum muslimin. Namun karya-karya umat Islam pada cabang ilmu geografi berpengaruh pada penjelajahan dunia bahkan penyebaran penduduk di muka bumi ini.

Bapak geografi Yunani, Hektatius, menyatakan bahwa bumi menggambar sebuah peta dengan dasar bulat pipih melingkar, walaupun teori Hektatius ini disanggah oleh Plato yang meyakini bahwa bumi itu bulat, namun Plato tak mampu mengungkapkan argument yang kuat atas teorinya tersebut. Kemudian ilmuan Islam, diantaranya Khalifah Abbasiyah, al-Makmun sebagai orang pertama yang merumuskan bumi itu bulat dengan mengadakan penelitian dengan memprediksi letak bintang kutub. Ilmuan lainnya adalah Ibnu Khardzabah, yang menyatakan “Bumi itu berputar sebagaimana bola, tempatnya seperti muhhah (kuning telur) dalam tengah telur.” (al-Masalik wa Mamalik, Hal: 4). Hal itu ia rumuskan berangkat dari kajian terhadap Alquran surat Az-Zumar: 5 dan An-Naziat: 30.

Ilmuan Islam juga berjasa membuat peta laut sehingga banyak orang mengadakan ekspedisi laut untuk mengelilingi dunia dan Peta al Masudi tahun 956 M1 Penemuan Umat Islam Yang Mengubah Duniaberdampak pada tersebarnya manusia di berbagai benua di muka bumi. Seperti peta yang dibuat al-Idris dan al-Mas’udi dalam bukunya Murawwaju adz-Dzahab. Pembuatan peta ini jauh sebelum Cristoper Columbus mengklaim menemukan benua Amerika –mengenai klaim Columbus sebagai penemu benua Amerika telah penulis sanggah dalam tulisan sebelumnya: Klaim Columbus-.

Gustave Le Bon mengatakan, “Buku-buku Arab yang telah sampai kepada kita dalam ilmu Geografi penting untuk satu tujuan, dan sebagian dasar-dasar ilmu ini menjadi pelajaran di Eropa selama berabad-abad.” (Gustave Le Bon, Hal: 469).

ciri ciri dan pengertian tentang Dajjal, Imam Al-Mahdi dan Nabi Isa AS

ciri ciri dan pengertian tentang Dajjal, Imam Al-Mahdi dan Nabi Isa ASIhsan Magazine - ciri ciri dan pengertian tentang Dajjal, Imam Al-Mahdi dan Nabi Isa AS

ciri ciri dan pengertian tentang Dajjal, Imam Al-Mahdi dan Nabi Isa AS

1. Dajjal
Dajjal adalah seorang manusia biasa, ia dinamakan demikian karena ia menutupi kebenaran dengan kebathilan atau dikarenakan ia menyembunyikan kekufurannya di hadapan manusia dengan kedustaan dan tipu dayanya terhadap mereka. Ada sejumlah hadits yang menjelaskan tentang sifat-sifat Dajjal.
Dalam Sahih Bukhori diriwayatkan bahwasanya Rasulullah SAW pernah memberikan khutbah di hadapan para sahabatnya, lalu beliau menyebutkan Dajjal.

Beliau bersabda : “Aku benar-benar akan memperingatkan kalian tentang Dajjal. Tidak ada seorang nabi melainkan ia pernah memperingatkan kaumnya tentang masalah tersebut. Tetapi aku akan mengatakan kepada kalian suatu ucapan yang belum pernah dikatakan oleh seorang nabi pun sebelumku. Dia itu (Dajjal) picak (bermata sebelah) sedangkan Alloh tidaklah picak” (Sahih Jami’ shogir 3495/ Al-Bany)
Dari Ibnu Umar RA. Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: ” Ketika aku sedang tidur aku mengelilingi di Ka’bah?… (beliau menyebutkan bahwasanya ia melihat Nabi Isa bin Maryam, kemudian melihat Dajjal dan menyebutkan sifat-sifatnya). Ibnu Umar berkata: Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang besar tubuhnya, berwarna merah, rambutnya pendek, matanya picak, seakan-akan matanya itu buah anggur yang mengambang, Mereka berkata: “Ini adalah Dajjal, manusia yang paing menyerupainya adalah Ibnu Quthn seorang laki-laki dari Bani Khuza’ah (Sahih Bukhori 13/90 dan Muslim 2/237).

Dari Nawwas bin Sam’an RA, ia berkata: Rasulullah SAW telah bersabda berkaitan sifat Dajjal: “Dia itu seorang pemuda, rambutnya pendek, matanya mengambang, seakan-akan aku menyerupakannya denga Abdul ‘izz bin Qathn” (Sahih Muslim 18/65)

Dan ia dinamakan dengan Masihid Dajjal karena salah satu matanya, yaitu mata kanannya tertutup (picak). Ia akan keluar pada saat kaum muslimin sedang memiliki kekuatan besar dan keluarnya dia adalah untuk mengalahkan kekuatan tersebut.

Hadits lainnya adalah hadits yang menjelaskan bahwa tertulis di antara dua matanya “Kaafir” atau “Kafara” sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya di antara kedua matanya tertulis kaafir” (HR Bukhori 13/91 dan Muslim 18/59)
Keluarnya Dajjal merupakan salah satu tanda kiamat kubro. Sebelum Dajjal keluar, manusia diuji dengan kemarau dan kelaparan, serta tidak turunnya hujan dan matinya pepohonan.
Hadits lainnya menjelaskan tentang Dajjal yang akan keluar dari arah timur tepatnya dari negri Khurosan atau Syihristaan. Kemudia ia akan mengembara ke seluruh penjuru bumi. Ia akan memasuki setiap negeri kecuali Makkah dan Madinah karena para malaikan menjaganya.

Dari Abu Bakar ash-Shidiq RA ia berkata: Rasulullah SAW menceritakan kepada kami tentang Dajjal, beliau bersabda: “Dajjal akan keluar dari negeri sebelah timur yang disebut Khurosan” (Tirmidzy 6/495)
Dari Fatimah bin Qais RA; Dajjal berkata: “Maka aku keluar dan aku menelusuri seluruh negeri, aku tidak meninggalkan suatu negeri kecuali aku telah tinggal di dalamnya selam 40 hari. Kecuali kota Makkah dan Madinah. Kedua kota tersebut diharamkan bagiku. Setiap kali aku akan memasuki salah satu dari keduanya. Seorang malaikat akan menghalangiku dengan pedang terhunus. Dan di setiap pelosok negeri tersebut ada malaikat yang menjaganya” (Shohih Muslim 18/83)

Hadits lainnya menjelaskan diantara shifat Dajjal lainnya yaitu ia akan mengaku dirinya sebagai tuhan dan ia akan melakukan hal-hal yang aneh untuk membenarkan pengakuannya dan menarik orang-orang agar menjadi pengikutnya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang mendengar tentang kedatangan Dajjal, hendaklah ia menjauhinya. Demi Alloh sesungguhnya seseorang akan mendatanginya dan ia menyangka bahwa dirinya seorang yang beriman, lalu ia mengikutinya yang dapat menimbulkan berbagai syubuhaat” (Sahih Jami’ shogir 6301/ Al-Bany)
Dalam hadits lainnya dijelaskan bahwa Dajjal tersebut akan datang sambil membawa neraka dan surga. Surganya adalah neraka, dan nerakanya adalah surga, dan ia memiliki sungai yang penuh dengan air, gunung dari roti. Ia akan menyuruh langit untuk menurunkan hujan, maka hujan pun turun dan menyuruh bumi untuk menumbuhkan beraneka macam tumbuhan maka tumbuhlah tanaman tersebut. Dan ia akan menempuh perjalanan dengan cepat, secepat air hujan yang ditiup angin, dan keanehan-keanehan lainnya (HR Muslim 18/65-66)

Dari Jabir bin Abdillah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Akan tetap ada dari umatku yang berjuang dalam haq dan eksis terus hingga hari kiamat. Kemudian Nabi Isa bin Maryam turun. Lalu pemimpin umat Islam saat itu berkata kepada Nabi Isa, ”Kemarilah dan jadilah imam dalam shalat kami”. Namun Nabi Isa menjawab, ”Tidak, kalian menjadi peminpin di antara kalian sendiri. Sebagai bentuk pemuliaan Allah atas umat ini”.

Rasulullah SAW bersabda,”Nabi Isa masih tetap tinggal di bumi hingga terbunuhnya Dajjal selama 40 tahun, lalu Allah mewafatkannya dan dishalatkan jenazahnya oleh umat Islam. (HR Ahmad, Abu Daud, Ibnu Hiban, Al-Hakim dan dishahihkan oleh az-Zahabi)


2. Imam Mahdi
Ada banyak hadits yang menerangkan sosok Al-Mahdi itu dan merupakan kewajiban kita untuk mempercayainya sesuai dengan apa yang kita terima dari Rasulullah SAW, tanpa menafsirkan, mentakwilkan atau menolaknya.

Al-Mahdi menurut hadits-hadits yang kita terima adalah sosok manusia yang Allah akan turunkan di akhir zaman, meski tidak ada riwayat yang memastikan kapan kejadian itu. Selain itu, dijelaskan bahwa beliau adalah merupakan ahli bait Rasulullah SAW.

Untuk memastikan apakah dia benar Al-Mahdi yang dimaksud, ada ciri-ciri yang telah disebutkan, yang paling penting diantaranya adalah bahwa beliau akan mengisi bumi ini dengan keadilan setelah sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan kerusakan.

Diantara hadits itu antara lain :

Dari Ibnu Mas`ud ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Bila tidak kekal dunia ini kecuali sehari saja, maka Allah akan panjangkan hari itu hingga Dia mengutus seseorang dari aku atau dari ahli baitku, namanya sesuai dengan namaku dan nama ayahnya sesuai dengan nama ayahku. 

Dia akan memenuhi dunia dengan keadilan dan qisth sebagaimana dunia ini sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan al-Juur. (HR. At-Tirmizy dalam kitab Fitan dan haditsnya hasan shahih).

Dijelaskan bahwa kedatangan Al-Mahdi ini sebelum turunnya Nabi Isa as. yang akan memberi petunjuk kepada banyak manusia dan menegakkan hujjah Allah SWT.

Dari Ali bin Abi Tholib Ra ia berkata: Rasulullah SAW telah bersabda: ” Al-Mahdi dari golongan kami, Ahlul Bait, Allah memperbaikinya dalam satu malam” ( (Musnad Ahmad 2/58 dan sunan Ibnu Majah 2/1367. Hadis ini ditashih oleh Al-Bani dalam Shohih Al-Jami’ Ash-Shogir 6/22)
3. Nabi Isa

Diantara tanda-tanda datangnya hari kiamat kubro adalah turnnya Nabi Isa as. Beliau akan menjadi muslimin atau bagian dari umat Islam, menghancurkan salib dan menghancurkan berhala. Karena risalah yang beliau bawa adalah risalah yang bersumber dari Allah juga.

Namun turunnya beliau bukan sebagai nabi lagi karena setelah diangkatnya Rasulullah SAW sebagai nabi terakhir, maka tidak ada lagi nabi yang turun ke bumi dengan membawa risalah dari langit.

Karena itu Nabi Isa kedudukannya bukan sebagai Nabi lagi, tapi bagian dari umat Islam ini, berkitab suci Al-Quran, mengucapkan dua kalimat syahadat, shalat menghadap ka’bah, puasa Ramadhan, berhaji ke Mekkah dan menjalankan syariat Islam yang kita terapkan saat itu.

Semua keteragan itu kita dapatkan dari hadits-hatis Rasulullah yang sampai kepada kita, antara lain:
Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Demi Yang jiwaku di tangan-Nya, Nyaris akan turun kepada kalian putera Maryam (Nabi Isa as) menjadi hakim yang adil, menghancurkan salib dan membunuh babi dan memungut jizyah dan memenuhi harta … (HR Muslim dalam kitab Iman bab turunnya Isa)

Dari Jabir bin Abdillah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Akan tetap ada dari umatku yang berjuang dalam haq dan eksis terus hingga hari kiamat. Kemudian Nabi Isa bin Maryam turun. Lalu pemimpin umat Islam saat iu berkata kepada Nabi Isa,”Kemarilah dan jadilah imam dalam shalat kami”. Namun Nabi Isa menjawab,”Tidak, kalian menjadi peminpin di antara kalian sendiri . Sebagai bentuk pemuliaan Allah atas umat ini”.

Rasulullah SAW bersabda,”Nabi Isa masih tetap tinggal di bumi hingga terbunuhnya Dajjal selama 40 tahun, lalu Allah mewafatkannya dan dishalatkan jenazahnya oleh umat Islam. (HR Ahmad, Abu Daud, Ibnu Hiban, Al-Hakim dan dishahihkan oleh az-Zahabi)

Untuk lebih dalamnya pembahasan ini, silahkan merujuk pada kitab An-Nihayah karya Ibnu Katsir. Juga buku Asyrotus-Saa’ah (Tanda-tanda kiamat) karangan Yusuf bin Abdulloh bin Yusuf Al Wabil serta An-Nihayah Fil Fitan Wal malahim (fitnah dan huru hara) karya Ibnu Katsir.

Setan Bisa Berubah Wujud Jadi Manusia

Ihsan Magazine - Di antara kemampuan yang diberikan pada jin atau setan adalah setan dapat berubah bentuk menjadi manusia. Berikut di antara buktinya.

Setan Menyamar Menjadi Suraqah bin Malik
Setan milik orang musyrik pada saat perang Badr pernah datang dalam bentuk Suraqah bin Malik. Kaum musyrikin pun dijanjikan kemenangan olehnya. 


Lantas turun firman Allah,

وَإِذْ زَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ وَقَالَ لَا غَالِبَ لَكُمُ الْيَوْمَ مِنَ النَّاسِ وَإِنِّي جَارٌ لَكُمْ


“Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: “Tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu.” (QS. Al Anfaal: 48).


Namun ketika dua pasukan berhadapan dan datang pula pertolongan malaikat dari langit, setan tersebut pun lari,
فَلَمَّا تَرَاءَتِ الْفِئَتَانِ نَكَصَ عَلَى عَقِبَيْهِ وَقَالَ إِنِّي بَرِيءٌ مِنْكُمْ إِنِّي أَرَى مَا لَا تَرَوْنَ إِنِّي أَخَافُ


“Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: “Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah.” (QS. Al Anfaal: 48).


Ibnu Katsir berkata, “Setan datang dalam wujud Suraqah bin Malik bin Ja’syam,


pembesar Bani Madlaj”. Setelah itu Ibnu Katsir menyebutkan beberapa riwayat yang menyebutkan hal ini di antaranya diriwayatkan oleh Ath Thobari dengan sanad tsabit (shahih) dari jalur ‘Ali. Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 4: 216-217.

Kisah Setan dan Sahabat Abu Hurairah


Ketika Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ditugaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjaga makanan zakat, malam harinya ada jin yang berubah wujud jadi orang remaja dan mencuri. Ketika ditangkap dan hendak dilaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berusaha memelas dan berjanji tidak akan kembali. Tapi dia dusta, dia tetap kembali, hingga terjadi selama 3 malam. Di malam ketiga, Abu Hurairah tidak memberi ampun dan akan dilaporkan kepada Rasulullah. Setelah diajari bacaan ayat kursi, Abu Hurairah melepaskannya. Pagi harinya, kejadian ini beliau sampaikan kepada Rasulullah, lalu beliau bersabda,


أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ


“Kali ini dia benar, meskipun aslinya dia pendusta.” (HR. Bukhari no. 2311).
Dua kisah di atas menunjukkan bahwa setan bisa saja berubah wujud jadi manusia. Dan setan pun bisa berubah bentuk jadi hewan seperti keledai, anjing dan yang paling sering adalah anjing hitam. Insya Allah, perubahan wujud jadi hewan ini akan dikaji dalam serial ke-16.


Hanya Allah yang memberi taufik.

Video Islam Selalu Benar diatas orang kristen

Ihsan Magazine - Kali ini saya akan share seputar video - video dimana membuktikan bahwa islam itu benar dan kristen itu salah, bahkan secara logika saja kristen sudah ngawur dibanding islam, utk membuktikannya saya ada 2 video yg menarik sekali, disimak saja yah : 


Setelah Menghina islam, pemuda ini diajak naik panggung oleh ustad dan pemuda ini malu

Orang Kristen kalah debat di media TV dgn orang Islam