Orang lebih merasa keren ketika dia menulis atau berbicara dalam bahasa Inggris. Produsen-produsen pun juga demikian. Seolah sudah “dikomando”, mereka berbondong-bondong menamakan produk mereka dalam bahasa Inggris. Bahkan pemerintah pun meluncurkan berbagai program dalam bahasa Inggris, seperti e-KTP, e-Governement, dan lain-lain.
Fakta yang mencengangkan muncul: dalam berbagai ujian di sekolah, nilai ujian bahasa Indonesia masih jauh di bawah dibandingkan dengan nilai mata pelajaran lain. Peraih nilai UNAS tertinggi tahun lalu, hampir semua pelajaran nilainya 10,00, kecuali nilai bahasa Indonesia yang “hanya” 8-9. Nilai bahasa Inggris lebih baik daripada nilai bahasa Indonesia. Mengapa demikian? Karena kebanyakan siswa masih meremehkan bahasa Indonesia! Seolah bahasa Indonesia itu bukan bahasa yang harus dipelajari.
Mau sampai kapan bahasa Inggris terus “menghantui” negeri ini? Bagaimana dengan nasib bahasa Indonesia? Apakah suatu saat nanti bahasa Inggris akan menjadi bahasa nasional Indonesia selain bahasa Indonesia? Perhatikan saja beberapa tahun ke depan.
Ayo, cintai bahasa Indonesia!
sumber: kompasiana
*) P.S: Jika anda benar-benar mengalami kendala untuk mendapatkan wanita pujaan anda,
saya sarankan anda bergabung di
www.pencinta-wanita.com
, silahkan mendaftar menjadi anggota dan pelajari materi-materi yang dikirimkan Ronald Frank lewat email atau baca langsung di member area, untuk sementara pendaftaran anggota gratis. Daftar sekarang juga dan dapatkan bonus senilai Rp10.000.000,- (dibaca sepuluh juta).


0 comments:
Post a Comment